Sabtu, 04 Januari 2014

GORESAN PENA

Seruncing mata pena
menyurat nada dalam jiwa
kalam kalam tercurah
menggoreskan satu kesan bernuansa

Kini pada mozaik langit yang membiru
pena mengoyak tirai berambigu
menjadi bulir bulir mutiara
tercurah meluruh di bumi lautan jiwa

Mata pena bersama tinta akan tetap merajai
membasuh luka dan airmata
agar terukir indah daripada tumpul tersusur
mentasbihkan rasa yang tetap erat bersimpul

Kemarin, biarlah berlalu
tak perlu menguak sebuah kenangan
agar langkah kedepan takkan karam tergenang
hingga tergapai pada tepian asa
memintal akan adanya sebuah makna
berjelajah tanpa menamparkan jejak silam
mengemasi tinta aksara kelam
tertujuku mata pena, pada kanvas buram

Tidak ada komentar:

Posting Komentar